Sudah Kenal Sama Williem van Hanegem Belum? Wah Payah Kalau Belum

Posted on

Willem “Wim” van Hanegem (20 Februari 1944, Breskens, Zealand, Belanda) merupakan seorang pesepakbola dari negara Belanda dan pelatih. Dalam ketegangan karir sepakbolanya lebih dari 20 tahun dia memenangkan sejumlah di penghargaan lokal di Belanda, Piala Eropa serta piala UEFA, semuanya bersama Feyenoord. Dia juga adalah finalis di ajang bergengsi Piala Dunia FIFA 1974. Sebagai seorang manajer ia memenangi liga dan piala bersama Feyenoord dan mengerahkan waktu menjadi asisten pelatih timnas Belanda. Ia ditunjuk menjadi manajer FC Utrecht bulan Juli 2007.

Williem van Hanegem

Sebagai jalan dari cabang olahraga sepakbola muda dia dipercaya punya kaki kiri yang kuat. Sepanjang pelatihan Velox dia berada di garis dan semua bola yang melebar dari gawang, dia menembak begitu tepat lagi ke pelatih Daan van Beek tuk datang dan menurunkan dia di klub. 6 bulan kemudian ia main di tim utama klub Velox.

Van Hanegem menjalankan debutnya khususnya kehadirannya terasa saat ia mendarat di Feyenoord saat tahun 1968 dan satu dari beberapa bintang besar dari sejarah klub. Disiplin secara taktis, riwayat penyakit dan mentalitas kompetitif dipuja. Tahun-tahun perdana karirnya ia dinamakan dengan “Wim Hanegem”. Kesalahan yang justru terjadi di buku program laga internasional pertamanya di tahun 1968 menghadapi Skotlandia. Cuma setelah 3 pertandingan ialah nama yang benarnya menembus ke KNVB.

Bersama timnas Belanda Williem mengambil posisi kedua di Piala Dunia 1974 sepanjang 1976 Kejuaraan Eropa Belanda hingga semi-final. Selama debut melawan Cekoslowakia, Van Hanegem memprotes tuk wasit yang memanggilnya, guna berjalan dengan alasan pelanggaran atas Johan Cruyff, pasca bermain sepakbola dan membuat gol. Van Hanegem mulanya dipilih tuk bermain di Piala Dunia 1978, saat Hugo Hovenkamp keluar dengan cedera lutut, pula dari Hanegem memutuskan tuk tak pergi ke Argentina. Usai 3 tahun di klub AZ’67 dan setahun di Chicago dia bermain 2 musim di FC Utrecht usai itu dirinya menutup karirnya di Feyenoord. Dalam laga perpisahannya (di Piala Dunia 1974, dimana ia tampil untuk Orange melawan Feynoord), ia mendapatkan kartu merah oleh Charles Corver yang ketika itu sebagai wasit, usai itu dia dibawa ke atas bahu para player di lapangan. Benar sekali dengan apa yang disampaikan situs pemerhati sepakbola ini bahwa memang pemain bola ini sangat berbakat sekali bukan? simak artikel terkaitnya di halaman info profil pemain bola ini.

Gaya Bermain Williem van Hanegem

Dia terkenal tuk pengetahuan taktis dan tersohor karena beragam passing fantastis dan keahliannya pada bola di kakinya. Caranya berlari (ia punya kaki sedikit bengkok), dan keterampilan tuk memberi bola kurva (dicapai secara memukul bola dengan sisi luar kaki kirinya) memberinya julukan sebagai De Kromme (The Crooked).

Karir Manajer Williem van Hanegem

Pasca pensiun sebagai pemain sepakbola, Van Hanegem gabung bersama Feyenoord sebagai asisten manager tahun 1983 dan menetap di pos hingga 1986. Dia kemudian joint kepada FC Utrecht sebagai asisten, menjelang pindah ke FC Wageningen. Dirinya kembali ke Feyenoord menjadi manajer tahun 1992, memenangi liga masa 1993 dan Piala Belanda tahun 1994 dan tahun 1995. Saat tahun 1995, ia punya mantra sebagai manajer bersama klub Arab Saudi Al-Hilal, lalu mengambil pos di klub AZ’67 tahun 1997. dia bermerger ke Sparta Rotterdam tahun 2001. Dan setelah itu ia sebagai asisten manajer timnas Belanda. Ia ditunjuk menjadi manajer FC Utrecht bulan Juli 2007 lalu dipecat 23 Desember 2008.

Prestasi Williem van Hanegem

  • UEFA Cup Winner: 1973–1974
  • With the Dutch national team: FIFA World Cup Runner-up: 1974
  • Eredivisie Winner: 1992–1993
  • KNVB Cup Winner: 1993–1994, 1994–1995
  • Dutch Footballer of the Year Winner: 1971

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *