Bus Uncal

Percaya Atau Tidak Kota Bogor Punya Bus Pariwisata Lho!

Posted on

Bogor kini memiliki bus pariwisata namanya Bus Uncal. Bus tersebut akan menghantarkan para traveler ke beraneka destinasi wisata di Bogor. Di malam tahun baru pergantian tahun 2016 ke tahun 2017 lalu, penduduk Kota Bogor mendapatkan hadiah istimewa berbentuk bus wisata bernama Uncal. Kedatangan bus dengan daya tampung 25 tempat duduk tersebut, diharap dapat membikin kenyamanan wisatawan yang hendak berkeliling ke sejumlah titik lokasi pariwisata Kota Bogor. Dan hal ini bisa menjadi sangat potensial jika bus dirawat dnegan baik, dan promosi ke beberapa tempat terus berjalan di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sebelum dioperasikan tuk masyarakat umum, Walikota Bogor Bima Arya menjalankan uji coba langsung bus yang bisa disebut sebagai sumbangan dari salah satu bank kepunyaan pemerintah ini, dengan mengitari Kota Bogor bersama dengan warga, saat tanggal 7 Januari 2017 kemarin. Dalam uji coba tersebut, Bima Arya pun sempat memberikan informasi mengenai beberapa tempat yang akan dilewati, tidak ubahnya sebagaimana seorang guide alias pemandu wisata.

“Taman Heulang itu belum lama diresmikan saat 2016, dulu itu hingga direnovasi tak seramai seperti sekarang ini. Tapi setelah taman itu jadi, banyak sekali masyarakat yang berkutat dengan waktu di taman ini,” ujar Bima saat bus lewat di Taman Heulang, Jl. Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor. Rute yang dilewati Bus Uncal diantaranya ada beberapa dan namnya adalah, Taman Air Mancur di Jl. Sudirman, Taman Heulang di Jl. Pemuda, Taman Sempur di Jl. Jalak Harupat, Taman Kencana di Jl. Salak, Tugu Kujang, Jl. Otista dengan tujuan terakhir dari tur pariwisata dengan bus adalah Balaikota Bogor.

“Sementara busnya dalam kuota belum ada tambahan, jadi rutenya seperti itu saja tidak lebih. Point to point, dari balaikota menuju balaikota. Berhenti di 2 titik, pertama di Taman Kencana, nomor dua di Tugu Kujang,” ucap Bima Arya di sela-sela uji coba materi Bus Uncal. “Ini sementara, kelak kalau busnya telah bertambah, rute pun akan ditambah lagi, atau titik pemberhentian ditambah pula,” imbuhnya. Suami Yane Ardian tersebut menyebut, titik-titik pemberhentian itu sendiri adalah lokasi yang telah dipilih yang tujuannya guna memperkenalkan wisata serta kerajinan khas Bogor yang memiliki nilai kepariwisataan dan sejarah yang bagus.

“Di Taman Kencana kita berkesempatan mampir di Kandang Rusa. Maka kandang rusa ini merupakan sebutan tuk toko kaos khas Bogor. Disana (Taman Kencana) tersedia pusat kerajinan khas Bogor, boleh ngopi-ngopi juga disana,” jelasnya. Serta ada pula titik pemberhentian yang ada di Tugu Kujang. Di sana, wisatawan boleh berhenti sebentar tuk berfoto-foto dengan berlatar belakang Tugu Kujang serta Lawang Salapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *